Geliat Puritanisme Islam di Indonesia: Menyibak Tabir di Balik Gerakan Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) dalam Perspektif Sosiologis

Ilyya Muhsin, Muhammad Ghufon

Abstract


Islamic purification movement which run by MTA (Majelis Tafsir Al-Qur'an; Quranic interpretation council) is an interesting one to be discussed. MTA, an institution with the charismatic leader, is preaching Islam puritanically like other Islamic organizations which have active branches with organized structure in every level. Therefore, this article will discuss MTA movement in sociological perspective, particularly using social movement theory. The results can be seen in three social movement types. The first type is to use political opportunities through a national gathering forum (Silatnas) and Sunday Morning Preaching (Pengajian Ahad Pagi). The second type is to mobilize all capitals; moral resources include Quran-Sunnah as well as charisma of the leader; cultural resources includes all MTA's religious business; human resources with structured cadre system, well-organized social-organization resources; and excessive economic resources. The last type is to frame its religious movement to resolve every Islamic-social pathology through the best method on MTA perspective

Keywords


MTA; social movement; Purification

Full Text:

PDF

References


Afida, Iklila Nur. 2015. Konflik Antara Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam Praktek Keagamaan di Kabupaten Bantul, Skripsi, Jurusan Siyasah, Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, tidak dipublikasikan.

Alfandi, M. 2013. Prasangka: Potensi Pemicu Konflik Internal Umat Islam, Jurnal Walisongo, Volume 21, Nomor 1.

Ariyanto, Nur. 2010. Strategi Dakwah Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA)

Melalui Radio MTA 107,9 FM Surakarta.” Skripsi. Semarang: IAIN Walisongo, tidak dipublikasikan.

Asif, Muhammad. 2015. Sejarah Tafsir MTA (Majlis Tafsir Al-Qur’an)”, Al-Itqan, Volume 1, No. 1.

Buechler, Steven M.1995. New Social Movement Theories. Dalam The Sociological Quarterly, Vol. 36, No. 3.

Edward, Bob, dan John D. McCarthy. 2004. Resources and Social Movement Mobilization,” dalam David S. Snow, dkk. (ed.), The Blackwell Companion to Social Movement, UK: Blackwell Publishing.

Gellner, Ernest. 1981. Muslim Society, Cambridge: Cambridge University Press.

Hassan, Riaz. 2002. Faithlines: Muslim Conception of Islam and Society, Oxford: Oxford University Press.

Ikhwani, Hasan. 2017. MTA Tidak Menafsir Al-Qur’an”, Harian Jawa Pos Edisi 21 September.

Isnanto, Bayu Ardi, Hadiri Silatnas MTA, Jokowi Ingatkan Indonesia Bangsa yang Besar, https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3646607/hadiri-silatnas-mta-jokowi-ingatkan-indonesia-bangsa-yang-besar, diakses pada 1 Desember 2017.

Jinan, Mutohharun. 2013. Penetrasi Islam Puritan di Pedesaan: Kajian tentang Pola Kepengikutan Warga Majelis Tafsir Al-Quran, dalam Jurnal Profetika: Jurnal Studi Islam, Vol. 14, No. 2.

Jinan, Muthohharun. 2011. Dinamika Gerakan Islam Puritan di Surakarta: Studi tentang Perluasan Garakan majelis Tafsir al-Quran, Kumpulan Makalah The 11th Annual Conference on Islamic Studies, Bangka Belitung.

Khalim, Samidi. 2016. Fatwa-Fatwa Keagamaan Penyebab Konflik: Analisis Isi Brosur Ahad Pagi MTA Surakarta”, dalam Jurnal Penelitian Keislaman, Vol. 12, Nomor 2.

Kurtz, Lester R. 1995. Gods in the Global Village: The World’s Religions in Sociological Perspective,California: Pine Forge Press.

Laili, Nihlatul. 2016. Majlis Tafsir Al-Qur'an (MTA) vs Nahdlatul Ulama (NU): Konflik Sosial Keagamaan Masyarakat Islam Jawa Tengah Tahun 1990-2013. Tesis, Program Ilmu Sejarah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, tidak dipublikasikan.

Locher, David A. 2002. Collective Behaviour, Upper Saddle River, New Jersey: Prentice Hall.

Majlis Tafsir Al-Qur’an, Profil Sekilas, http://www.mta-online.com/

sekilas-profil, diakses pada 1 Desember 2017.

Ma’rifah, Indriyani, dan Ahmad Asroni. 2013. “Berebut Ladang Dakwah pada Masyarakat Muslim Jawa: Studi Kasus terhadap Konflik Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) dan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Purworejo,” Jurnal Dakwah, Vol. XIV, No. 2.

McAdam, Doug, John D. McCarthy, dan Mayer N. Zald, (edi.) 1996. Comparative Perspectives on Social Movements: Political Opportunities, Mobilizing Structures, and Cultural Framings, Cambridge: Cambridge University Press.

Möller, André. 2005. Islam and Traweh Prayers in Java: Unity, diversity, and Cultural Smoothness, Indonesia and the Malay World.

MTA Memiliki 430 Cabang SeIndonesia, dalam www.antaranews.com/berita/395755/mta-memiliki-430-cabang-se-indonesia.

Mu’allim, Amir. 2012. Ajaran-Ajaran Purifikasi Islam Menurut Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) Berpotensi Menimbulkan Konflik,” dalam Jurnal Harmoni: Jurnal Multikultural dan Multireligius, Volume 11, Nomor 3.

Muhsin, Ilyya. 2015. Ummah dan Dawlah dalam Pandangan Gerakan Islam Politik: Studi tentang Gerakan Tarbiyah dan Hizbut Tahrir di Kampus UNS Surakarta”, Disertasi, Program Doktor Sosiologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, tidak dipublikasikan.

Mustolehuddin. 2014. Pandangan Ideologis-Teologis Muhammadiyah dan Majlis Tafsir Al-Qur’an: Studi Gerakan Purifikasi Islam di Surakarta, Jurnal Analisa, Volume 21 Nomor 01.

Noer, Deliar.1996. Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942, Jakarta: LP3ES.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah. 1991. Pedoman hidup Islam Warga Muhammadiyah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.

Presiden SBY Resmikan Gedung MTA di Surakarta, https://mta.or.id/presiden-sby-resmikan-gedung-mta-di-surakarta. diakses pada 2 Desember 2017.

Ritzer, George, dan Douglas J. Goodman. 2009. Teori Sosiologi: Dari Teori Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern, Penerj. Nurhadi, Yogyakarta: Kreasi Wacana, Cet. 2.

Snow, David, and Robert D. Benford. “Ideology, Frame Resonance, and Participant Mobilization.” In Bert Klandermans, Hanspeter Kriesi, and Sidney Tarrow, editors, International Social Movement Research, Volume 1, From Structure to Action: Comparing Social Movement Research Across Cultures, hal. 197-217.

Sukino, Ahmad. 2012. “MTA Datang Menebarkan Kasih Sayang dalam Kekeluargaan,” dalam Ahmad Sukino, Kumpulan Khutbah 2, Surakarta: Yayasan Majlis Tafsir Al-Qur’an.

Sukino, Ahmad. 2008. Menggapai Kemuliaan Hidup (Tanya Jawab Ahad Pagi) Jilid I Surakarta: Penerbit MTA, cet. ke-1.

Sunarwoto. 2012. Model Tafsir Al-Qur’an MTA (Majelis Tafsir Al-Qur’an) di Antara Tafsir dan Ideologi, Jurnal Refleksi, Volume 13, Nomor 2, April.

Sunarwoto. 2012. Gerakan Religio-Kultural MTA: Dakwah, Mobilisasi, dan Tafsir Tanding,” Jurnal Afkaruna, Vol. 8 No. 2.

Sunarwoto. 2011. Antara Tafsir dan Ideologi Telaah Awal atas Tafsir Al-Qur’an MTA (Majelis Tafsir AlQur’an),” Refleksi, Vol. XII, No. 2.

Suryadilaga. 2015. Muhammad Alfatih “Majlis Tafsir Al-Qur’an dan Keberagamaan di Indonesia: Studi tentang Peran dan Kedudukan Hadis Menurut MTA,” Masyarakat Indonesia, Vol. 41 (1).

Tarrow, Sidney. 1998. Power in Movement: Social Movements and Contentious Politics, Cambridge: Cambridge University Press.

Tim Penyusun Puslitbang Kehidupan Keagamaan. 2009. Kompilasi Kebijakan dan Peraturan Perundang-undangan Kerukunan Umat Beragama. Jakarta: Depertemen Agama, Badan Litbang dan Diklat, Puslitbang Kehidupan dan Keagamaan.

Wakil Rais Syuriah PWNU Muhammad Adnan, Kunjungi Gedung MTA Pusat Surakarta, https://mta.or.id/category/berita-mta-majlis-tafsir-al-quran/ diakses pada 6 Desember 2017.

Wawancara dengan Irw, mantan anggota MTA, 23 November 2017.

Wawancara dengan Prof. Yoyok Mukhiyat, Ketua Umum MTA Pusat, di UNS Surakarta, pada tanggal 21 September 2017.

Wawancara dengan Sri Sadono, anggota Dewan Guru MTA Pusat yang secara rutin mengisi pengajian di MTA perwakilan Salatiga, 22 Oktober 2017.

Wawancara dengan Tontowi, Ketua MTA perwakilan Salatiga, 22 Oktober 2017.

Wikipedia.org, diakses 29 Nopember 2017.

Wildan, Muhammad. 2009. Radical Islamism in Solo: A Quest of Muslims’ Identity in a Town of Central Java Indonesia, PhD dissertation, Bangi, Malaysia: Institute of Islamic World and Civilization, Universiti Kebangsaan Malaysia.

Wildan, Muhammad.2008. Mapping Radical Islam in Solo: A Study of the Proliferation of Radical Islamism In Central Java, Indonesia, Al-Jâmi’ah, vol. 46, no 1.

Woodward, Mark R. 1996. Talking Across Paradigms: Indonesia, Islam, and Orientalism, In Mark R. Woodward (ed.), Toward a New Paradigm: Recent Developments in Indonesian Islamic Thought, Temple: Arizona State University.

Zuhri, Syaifudin. 2009. Gerakan Purifikasi di Jantung Peradaban Jawa: Studi tentang Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA), Agus Moh. Najib, dkk., Gerakan Wahabi di Indonesia. Yogyakarta: Bina Harfa.




DOI: http://dx.doi.org/10.18326/infsl3.v12i1.213-238

StatisticsArticle Statistic

This article has been read : 217 times | PDF file viewed : 81 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                                                                     

Creative Commons License

INFERENSI by http://inferensi.iainsalatiga.ac.id/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

INFERENSI IAIN SALATIGA p-ISSN: 1978-7332, e-ISSN:2502-1427

Indexed by: