Syariah Branding; Komodifikasi Agama Dalam Bisnis Waralaba Di Era Revolusi Industri 4.0

Hasan Baharun, Harisatun Niswa

Abstract


This paper presents the phenomenon that develops in society, related to the existence of religious commodification in business, namely the labeling of "Syari'ah" as a medium to attract customer loyalty in the era of industrial revolution 4.0. The labeling of "Syari'ah" is used as a strategy by industry players by utilizing religion as a selling value to get attention from consumers. Religion is exploited, explored and used as a commodity by the community to take advantage. Kopotren Basmalah as the research site is present as one of the real applications of the pesantren Sidogiri which wants to become a boarding school capable of competing in the world of economy. Pesantren Sidogiri modifies the science of religion and economics to give birth to a sharia-based retail company. A phenomenon that develops in this business, religion is used as a media or tool to sell products from the business. This study uses a qualitative method with phenomenology. The results show that the public perception of the branding of "syari'ah" conducted by the Basmalah copontren namely; loyal oriented customer, performing image, santri entrepreneurship, a place for social piety and debating beliefs in the business of buying and selling.

Keywords


Syariah Branding, Islamic Business, Industrial Revolution 4.0

Full Text:

PDF

References


Astuti, D. (2005). Kajian Bisnis Franchise Makanan di Indonesia. Jurnal Manejemen Dan Kewirausahaan, 7(1), 83–97.

Dimyati, M. (2016). Komparasi Pengaruh Relationship Marketing dengan Pengaruh Mediasi Kepuasan dalam Membangun Loyalitas Pasien Rumah Sakit Islam di Kabupaten Banyuwangi. Inferensi, Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 10(2), 451–472.

Fakhruroji, M. (2016). Komodifikasi Agama Sebagai Masalah Dakwah. Jurnal Ilmu Dakwah Vol., 5(16), 1–18. https://doi.org/10.15575/jid.v5i16.352

Farid, R. (2017). KAJIAN STRATEGI BRANDING CLOTHING UNKL347. Wimba, 8(1), 59–81.

Firdawati, L. (2011). Perjanjian Waralaba Menurut Hukum Islam. ASAS, 3(1), 40–49.

Ghufron, M. I. (2017). Konsep Maslahah Maximizer pada Hotel Syariah Perspektif Etika Bisnis Islam. Jurnal Islam Nusantara, 1(2), 131–143.

Harto, K. (2018). Tantangan dosen ptki di era industri 4.0. Jurnal Tatsqif, Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan, 16(1), 1–15.

Hidayat, A., Sujana, A., & Al Gadri, H. H. (2018). Representasi Sosial Komunitas Pesantren Tentang Makna Kedamaian. Inferensi, Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 12(1), 107–126.

Husna, A. (2018). Komodifikasi Agama: Pergeseran Praktik Bisnis dan Kemunculan Kelas Menengah Muslim. Jurnal Komunikasi Global, 2(2), 227–239.

Jati, W. R. (2015). Kesalehan sosial sebagai ritual kelas menengah muslim. Jurnal Kebudayaan Islam, 13(2), 336–348.

Marzali, A. (2012). Agama dan Kebudayaan. UMBARA, 1(1), 57–75.

Muhammad. (2017). Manejemen Keuangan Syariah. Yogyakarta: UPM STIM YKPN.

Muslim, M. B. (2012). Perbandingan Ekonomi Islam dan Ekonomi Kapitalis. Al-Iqtishad, IV(2), 305–320.

Nasrullah, M. (2015). Islamic Branding, Religiusitas Dan Keputusan Konsumen Terhadap Produk. Jurnal Hukum Islam (JHI), 13(79), 79–87. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Nugroho, W. (2015). Keterlibatan Sosial sebagai Sebuah Devosi Sebuah Kesalehan Sosial Tarekat Naqsbandiyah Nazimmiyah. GEMA TEOLOGI, 39(1), 33–56.

Nurohman, Y. A. (2017). Theoritical Review : Teori Merek Halal. Among Makarti, 10(20), 85–94.

Prasetyo, H., & Sutopo, W. (2018). Industri 4.0: telaah klasifikasi aspek dan arah perkembangan riset. J@ati Undip: Jurnal Teknik Industri, 13(1), 17–26.

Roziqin, Z., & Rozaq, H. (2018). Menggagas Competitive Advantage melalui Branding Image. Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA, 18(2), 225–244.

Rusli, T. (2015). Analisis terhadap Perjanjian Waralaba (Franchise) Usaha Toko Alfa Mart. Keadilan Progresif, 6(1), 64–75.

Satya, V. E. (2018). Strategi Indonesia Menghadapi Industri 4.0. Puslit BKD, X(9), 19–24.

Sembiring, I. J. (2014). Pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan dalam Membentuk Loyalitas Pelanggan (Studi pada Pelanggan McDonald’s MT.Haryono Malang). Jurnal Administrasi Bisnis, 15(1), 1–10.

Suryana, Y., & Bayu, K. Kewirausahaan Pendekatan Karakteristik Wirausahawan Sukses (2010). Jakarta: Prenadamedia

Susanti, D., & Rochman, K. L. (2016). Analisis Terhadap Komodifikasi Tubuh Perempuan dalam Iklan Es Krim Magnum versi Pink & Black. KOMUNIKA, 10(2), 201–218.

Susanti, J. (2016). Pengelolaan Keuangan Lembaga Syariah (1st ed.). Malang: Empat Dua.

Toha, I. A. hafidz M. (2014). Panca Keilmuan Kado dari Pesantren untuk Masyarakat. Paiton: Ma’had Nurul Jadid.

Ulfa, N. (2015). Minat Wirausaha Kaum Santri dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya (Studi pada Pondok Pesantren Ar-Riyadh Palembang). I-Economics Jurnal, 1(1), 1–34.

Yusuf, M. F. (2016). Komodifikasi : Cermin Retak Agama di Televisi: Perspektif Ekonomi Politik Media. Inject : Interdiscipliny Journal of Communication, 1(1), 25–42.

Zaenurrosyid, A., & Ulfiana, L. Z. (2016). Komodifikasi Agama dalam Islamic Tourism dan Aktivitas Ekonomi. Jurnal Islamic Review, V(1), 109–123.

Zaroni, A. N. (1992). Bisnis dalam Perspektif Islam (Telaah Aspek Keagamaan dalam Kehidupan Ekonomi). MAZAHIB, IV(2), 172–184.




DOI: https://doi.org/10.18326/infsl3.v13i1.75-98

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                                                                     

Creative Commons License

INFERENSI by http://inferensi.iainsalatiga.ac.id/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

INFERENSI IAIN SALATIGA p-ISSN: 1978-7332, e-ISSN:2502-1427

Indexed by: